15fUkKsZVT9yDgBv50vtln5Ad8Y63wPOAJoCaduz

Kirimkan karya

Kirim

HMJ PAI UIN WALISONGO

Labels

HMJ PAI Selenggarakan Workshop Insight, Bekali Mahasiswa Keterampilan Media Pembelajaran Digital

 

doc. kominfo


Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menyelenggarakan WORKSHOP INSIGHT (Workshop Innovation and Smart Technology for Education) pada Selasa (28/02) bertempat di Gedung Teater Soshum Lantai 3 Kampus 2 UIN Walisongo Semarang.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Jurusan PAI, delegasi ormawa dan kelas, serta pengurus HMJ PAI.

Alan Tsalits Kholifatustsani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Workshop Insight bertujuan untuk menambah pemahaman mahasiswa dalam membuat media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

"Tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mengenai bagaimana cara membuat media pembelajaran yang kreatif, inovatif dan relevan di zaman sekarang, sehingga nantinya kita semua sebagai calon pendidik tentunya agar bisa menciptakan pembelajaran yang interaktif," ungkapnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Jurusan PAI, Hj. Zulaikha, M.Ag., M.Pd., beliau menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi secara bijak di era digital untuk mendukung kemajuan pendidikan.

"Workshop Insight ini sangat penting untuk kebutuhan kita karena kita hidup diera digital, kita tidak bisa menutup mata apalagi sama sekali tidak memanfaatkan era ini untuk kemajuan dan kemaslahatan kita sebagai pendidik,"

Memasuki acara inti, Khoirul Umam selaku moderator membuka rangkaian pelatihan Workshop dengan tema "Digital Litercy for Islamic Educators: Membangun Media Pembelajaran yang Kreatif dan Adaptif".

Arfian Hidayat selaku pemateri mengawali pemaparan tentang pentingnya inovasi media pembelajaran di era digital, khususnya dalam pembelajaran agama.

doc. kominfo


"Kalau pembelajaran agama masih hanya mengandalkan ceramah di era digital, maka yang terjadi bukan pemahaman, tapi kejenuhan, karena itu guru harus kreatif memanfaatkan media agar belajar jadi bermakna dan menyenangkan, salah satunya dengan media pembelajaran interaktif." Jelasnya.

Pemaparan dilanjutkan dengan praktik berbagai game edukasi seperti Wayground, Wordwall, dan Zep Quiz sebagai media pembelajaran interaktif.

Dalam sesi praktik, narasumber tidak hanya memperkenalkan fitur utama setiap platform, tetapi juga mengajak peserta untuk langsung membuat dan menggunakan game edukasi. Peserta turut mencoba mengerjakan hingga menyusun kuis secara mandiri, sehingga memperoleh gambaran praktis mengenai pemanfaatan media digital interaktif untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran.

Usai pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, beberapa peserta mengajukan pertanyaan kepada pemateri, sehingga diskusi berlangsung dengan cukup interaktif.

Setelah sesi tanya jawab berakhir, rangkaian kegiatan workshop ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama.


Penulis : Tiara Okta Fitriani (Kominfo HMJ PAI UIN Walisongo Semarang)

Related Posts
Terbaru Lebih lama

Related Posts