15fUkKsZVT9yDgBv50vtln5Ad8Y63wPOAJoCaduz

Kirimkan karya

Kirim

HMJ PAI UIN WALISONGO

Labels

Future-Proof Your Research Skills, HMJ PAI Adakan Workshop Strategi Penyusunan Makalah Berbasis Mendeley

doc. kominfo


Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Makalah dengan tema “Future-Proof Your Research Skills: Praktik Penulisan Makalah dengan Mendeley” yang ditujukan khusus bagi mahasiswa baru Jurusan PAI angkatan 2025. Acara ini diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3 dengan tujuan membekali mahasiswa baru keterampilan dasar dalam menulis makalah secara baik, sistematis, dan sesuai kaidah akademik.


Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Aufa Ni'matil Wafa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars PAI yang dipimpin oleh panitia.


Selanjutnya acara dibuka dengan sambutan Ketua Panitia, Hasna Nabilah, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta serta penjelasan mengenai pentingnya menulis makalah di bangku perkuliahan.


“Kegiatan ini kami selenggarakan dengan tujuan membekali teman-teman mahasiswa baru dengan keterampilan dasar dalam menulis makalah secara baik, sistematis, dan sesuai kaidah akademik. Seperti yang sudah kita semua ketahui, menulis makalah adalah salah satu kemampuan penting yang akan sangat dibutuhkan sepanjang perjalanan studi di perguruan tinggi.”


Dilanjutkan dengan sambutan Ketua HMJ PAI, Ahmad Syakif, yang menyampaikan apresiasi dan harapannya untuk kegiatan workshop kali ini.


“Saya mengucapkan apresiasi istimewa kepada mahasiswa baru PAI 2025. Semoga workshop ini bisa menjadi pemicu semangat kawan-kawan semua dalam menulis dan menjadikan kegiatan akademik sebagai kebiasaan kita bersama,” ungkapnya.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Jurusan PAI, Dr. H. Fihris, M.Pd., yang menekankan pentingnya keterampilan penulisan makalah bagi mahasiswa.


doc. kominfo

“Kenapa susunan paper ini menjadi sangat penting? Karena tugas di perkuliahan tinggi tidak seperti di sekolah. Tugas yang diberikan dosen nantinya adalah menyusun makalah, baik individu maupun kelompok. Jika tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman, tentu akan sulit. Maka kesempatan hari ini mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya: simak, catat, dan jangan ragu bertanya. Bertanya bukan berarti bodoh, justru menunjukkan antusiasme,”


Dalam penutup sambutannya, beliau juga menyampaikan harapan setelah diadakannya workshop kali ini mahasiswa dapat memperkaya wawasan dengan perbanyak membaca dan tekun dalam belajar.


“Harapan saya, setelah sesi ini mahasiswa lebih mandiri belajar, rajin membaca, serta memperkaya wawasan akademik. Minimal satu kali dalam seminggu, sempatkan datang ke perpustakaan,” sambungnya. 


Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi inti berupa penyampaian materi oleh Bapak Bakti Fatwa Anbiya, M.Pd., serta pendampingan teknis penulisan makalah dengan Mendeley oleh pengurus HMJ PAI di sesi siang hari.


doc. kominfo

Dengan terselenggaranya kegiatan Workshop Penyusunan Makalah ini, diharapkan mahasiswa baru PAI angkatan 2025 semakin siap menghadapi tugas-tugas akademik, memiliki budaya literasi yang kuat, serta mampu menjadi insan akademis yang kritis dan produktif.


Penulis: Lana Husnunnihayah







Terbaru Lebih lama

Related Posts