![]() |
| doc. kominfo |
Anggapan bahwa mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) hanya berkutat di ranah religius berhasil dipatahkan oleh Faldin Fahza Alfaizi. Mahasiswa semester 8 International Class Program (ICP) PAI UIN Walisongo Semarang ini resmi dilantik sebagai Komite Tetap Komunikasi Organisasi dan Go Public Investasi Dalam Negeri dan Investasi Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Depok, Supian Suri, S.E., M.M. Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri, mengingat Faldin berhasil menembus struktur organisasi pengusaha papan atas tersebut di tengah kesibukannya menyelesaikan studi.
![]() |
| doc. kominfo |
Mengemban Misi Investasi dan Konektivitas dalam jabatan barunya, Faldin memegang tanggung jawab strategis yang menjadi jembatan antara dunia usaha dan investasi. Berdasarkan tupoksi organisasi, Faldin akan berfokus pada pembangunan konektivitas dengan berbagai lembaga untuk pemanfaatan dana CSR serta menciptakan database potensi peluang investasi usaha di Kota Depok.
Keterlibatan Faldin di Kadin Kota Depok menjadi bukti nyata bahwa kurikulum dan pembinaan di UIN Walisongo mampu mencetak lulusan yang adaptif. Meski berlatar belakang pendidikan agama, Faldin menunjukkan ketangguhan dalam memahami dinamika investasi dan komunikasi organisasi.
Kemandirian dan disiplin yang ia bentuk selama kuliah di kelas International Class Program (ICP) menjadi modal penting dalam menjalankan peran ganda sebagai mahasiswa tingkat akhir dan fungsionaris organisasi profesional. Seperti halnya tokoh inspiratif kampus lainnya yang mampu menyeimbangkan peran akademik dan sosial, Faldin membuktikan bahwa batasan jurusan bukanlah penghalang untuk berkarya di sektor ekonomi.
Bagi Faldin, kesempatan ini adalah ladang ibadah sekaligus pembuktian kualitas diri. Ia ingin memotivasi rekan-rekannya agar tidak rendah diri dengan latar belakang program studi yang diambil.
"Jadilah insan yang selalu berikhtiar maksimal. Saya membuktikan bahwa mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN Walisongo Semarang dapat bersaing di dunia usaha, salah satunya dengan bergabung dan dilantik di Kamar Dagang dan Industri Kota Depok," ungkapnya.
Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus mengeksplorasi potensi diri di luar batas-batas akademik konvensional demi memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Penulis: Lana Husnunnihayah (Kominfo HMJ PAI UIN Walisongo Semarang)









